Ini Kiat Tanah Datar Menuju Kabupaten Madani
https://tusrita.blogspot.com/2018/03/ini-kiat-tanah-datar-menuju-kabupaten.html
| Guru mengaji di serrtifikasi di Tanah Datar |
Keseriusan Pemerintah Daerah Tanah Datar menuju Kabupaten Madani semakin nyata, ini dapat dilihat dari pelaksanaan ujian sertifikasi guru Lembaga Pendidikan Al Qur'an (LPA) yang dilaksanakan Selasa, (20/2/2018) di Islamic Center di Pagaruyung.
Bupati Tanah
Datar diwakili Kabag Kesra Afrizon di kesempatan itu menyampaikan, pencapaian
generasi yang madani akan tercapai ketika salah satu faktor pendukungnya,
tercipta tenaga pengajar profesional dan berkompeten bidangnya terpenuhi.
"Pelaksanaan ujian sertifikasi bagi guru LPA se Kabupaten Tanah datar yang
telah lulus seleksi administrasi diawali hari ini dan direncanakan sebanyak 151
orang yang akan ujian, sehingga nantinya diharapkan lahir tenaga pengajar yang
mempunyai SDM mumpuni sehingga akan menghasilkan anak didik yang baik dan
bagus" sampai Afrizon.
Afrizon
menyebutkan, ujian sertifikasi ini sebagai syarat utama bagi guru untuk
memperoleh tambahan uang jasa yang dianggarkan telah Pemerintah Daerah,
bertujuan juga untuk menambah semangat dan kualitas guru LPA. "Dengan
sertifikasi akan terbentuk standar guru yang tinggi, karena untuk memperoleh
sertifikasi seorang guru harus menguasai ilmu di bidang tilawah (bacaan dan
tajwid), tadris (praktek ngajar), tahfiz (hafalan), khat (tulisan) dan Ibadah,
karena SDM seorang guru harus lebih dari bagus dari muridnya" sampai
Afrizon.
Diterangkan
Afrizon, terdata ada 2154 orang guru LPA di Tanah Datar dan tahun ini ada 603
guru yang lulus seleksi administrasi dan berhak untuk mengikuti ujian
sertifikasi. "Guru LPA yang terdata 2154 orang, namun yang ikut dan lulus
syarat administrasi ujian sertifikasi tahun ini 603 yang terbagi 4 gelombang
ujian, dan hari ini direncanakan diikuti 151 guru LPA dari Kecamatan X Koto,
Batipuh dan Tanjung Emas, diuji 14 orang tenaga penguji" sampainya.
"Kehebatan
seseorang pada tahap awal tidak dilihat dari kepintarannya, namun dilihat dari
keberanian untuk berkompetisi, dan harus Saya sampaikan apresiasi dan
kebanggaan kepada seluruh guru LPA yang berani untuk ikut ujian sertifikasi
ini, karena butuh kerja keras untuk berani mengikuti seleksi ini" ujarnya.
Diakhir
penyampaiannya Afrizon berharap kepada seluruh peserta ujian bisa lulus dan
memperoleh sertifikasi. "Tahun kemaren diikuti 810 orang dan lulus 104
orang, tahun ini Saya harapkan lulus semuanya, karena Pemda telah anggarkan
memberikan uang jasa guru LPA yang sertifikasi sebesar Rp2,6 juta pertahun
sebagai bentuk dorongan dan motivasi dalam melaksanakan pengabdiannya"
pungkas Afrizon.
Di kesempatan
lainnya seorang guru LPA yang akrab disapa Malin asal Kecamatan Tanjung Emas
mengungkapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Daerah yang telah
melaksanakan program sertifikasi untuk guru LPA. “Alhamdulillah, mewakili
rekan-rekan yang lain Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada
Pemerintah Daerah yang telah melaksanakan program ini, tentu saja kami guru LPA
sangat senang, karena dengan sertifikasi sangat memotivasi kami dalam mengabdi mencerdaskan
generasi muda yang taqwa berlandaskan Al Qur’an” pungkasnya. (Dvd/Spirit Sumbar)
loading...