DWP Pasbar Gelar Penyuluhan Kesehatan Reproduksi
https://tusrita.blogspot.com/2017/11/dwp-pasbar-gelar-penyuluhan-kesehatan.html
![]() |
| Penyuluhan Kesehatan Reproduksi oleh DWP Pasaman Barat (foto: Buyung) |
KABAR NOW, Pasaman Barat, Dharma Wanita Persatuan (DWP)
Pasaman Barat gelar penyuluhan kesehatan reproduksi wanita khususnya upaya
deteksi dini kanker serviks serta tips menghadapi masa menopause.
Penyuluhan tersebut digelar dalam
rangka pertemuan bulanan anggota DWP Pasbar yang diselenggarakan di aula kantor
bupati setempat, Senin 20 November 2017
Pertemuan bulanan DWP Pasbar
diikuti oleh lebih dari 200 orang anggota DWP dengan menghadirkan narasumber
Dr. Haviz Yuad, S.POG.
Ketua DWP Pasbar Harnina Manus
Handri mengatakan penyuluhan yang
diselenggarakan merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka
memperingati HUT DWP ke-18 yang jatuh pada tanggal 9 Desember mendatang.
"Benar, hari ini kita gelar
pertemuan bulanan sekaligus penyuluhan Kespro dan tips menghadapi masa
menopause," ujar Harnina Manus Handri.
Ia menjelaskan penyuluhan kanker
serviks dan tips menghadapi masa menopause yang diselenggarakan juga
dimaksudkan sebagai upaya pencapaian target pemeriksaan IVA test bagi anggota
DWP dan ASN Perempuan di Pasaman Barat.
Menurutnya, Melalui kegiatan ini
juga kita upayakan pencapaian target pemeriksaan IVA test bagi anggota DWP dan
ASN perempuan di Pasbar. Setelah penyuluhan ini selesai digelar, seluruh
anggota DWP yang hadir akan langsung melakukan IVA test,".
Lebih jauh dijelaskannya, saat ini
kanker serviks masih menjadi penyebab tertinggi pada angka kematian kaum
perempuan di Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah pusat melalui instansi
terkait telah menetapkan target pemeriksaan bagi kaum wanita usia subur untuk
meminimilisir angka kematian yang diakibatkan oleh penyakit tersebut.
"Semoga penyuluhan ini dapat
kita ambil manfaatnya untuk kemudian menjadi bahan evaluasi bagi kita bersama
untuk mencegah terjadinya kanker serviks dan mendapatkan cara menghadapi masa
menopause yang sesuai dengan saran dan anjuran dokter," Ujar Harnina Manus
Handri kemudian. (By)
