Muzni Zen Nilai Pemko Abaikan Pokir Dewan
https://tusrita.blogspot.com/2017/10/muzni-zen-nilai-pemko-abaikan-pokir.html
![]() |
| Gedung DPRD Kota Padang di Jalan Sawahan (foto Ist) |
Hal ini
terbukti dengan adanya pokok pikiran (Pokir) dewan yang diletakkan pada Dinas
Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP) Kota Padang yang
menjadi program di dinas terkait namun banyak tidak terealisasikan. Dimana
melalui pokir tersebut secara langsung juga membantu pembangunan yang mana juga
tak terlepas dari program Pemko Padang
Muzni Zen
menyampaikan, untuk pokok-pokok pikirannya yang harus direalisasikan di 2017
ini yang berada pada paket No 11 untuk lokasi pengecoran jalan di RT 02 RW 06
Lapau Munggu Kelurahan Kuranji dengan anggaran Rp150 juta dan di RT 01 RW 06
Guo sebesar Rp50 juta ternyata tidak dapat dilaksanakan.
Hal itu kata
Muzni, karena pengakuan dari dinas terkait sendiri yang setelah melaksanakan
lelang tender untuk paket nomor 11 itu pada perusahaan/ pihak ketiga (rekanan,
red), namun dari hasil lelang itu ternyata pemenang lelang diketahui
ternyata kontraktor yang sudah black
list. Sementara perusahaan atau pihak ketiga lainnya yang ikut dalam lelang
saat itu pada urutan kedua dan selanjutnya mengundurkan diri tidak bisa
melaksanakan pengerjaan.
"Kejadian
ini tentu sangat kita sayangkan sekali, kenapa perusahaan yang sudah black list
masih diikut sertakan juga dalam proses lelang. Ini kan jelas ada permainan
sehingga terjadi Silpa yang lumayan besar pada paket No 11 ini," kata
Sekretaris Fraksi Gerindra ini, Senin (30/10).
Saya selaku
anggota di DPRD Padang di tahun 2017 ini ada dana pokir sebesar Rp1,5 miliar,
inilah yang akan kita perjuangkan di dapil II Kecamatan Kuranji - Pauh melalui
kegiatan reses agar bisa terciptanya pembangunan yang merata melalui pokir
tersebut.
Muzni
juga mengungkapkan bahwasanya pokir di
2018 nanti meningkat sebesar Rp2,5 miliar.
"Untuk
itu saya tidak menginginkan lagi kejadian serupa terulang lagi, apalagi di 2018
anggaran cukup besar, " tegas Muzni Zen yang akrab disapa Ajo ini.
Selain itu
disampaikan, untuk 2017 ini apirasi atau pokirnya sudah terealisakan sekitar 85
persen. Namun memang masih ada yang belum terealisasikan. Untuk itu dia
berharap kepada masyarakat di Dapil nya khususnya pada warga RT 02 RW 06 Lapau
Munggu Kelurahan Kuranji dan di RT 01 RW 06 Guo agar bersabar, karena untuk
realisasinya memang ada permasalahan dari dinas terkait akibat hasil lelang tak
bisa dilaksanakan. "Semoga di 2018 dapat dilaksanakan kembali, "
ungkap politisi Gerindra ini.
Sementara
Kabid Perumahan, Norman mengakui bahwa untuk paket nomor 11 itu sudah
dilaksanakan lelangnya, bukan berarti gagal tender. Sudah didapat pemenang dari
rekanan namun rekanan yang menang lelang saat itu ternyata adalah kontraktor
yang sudah masuk daftar hitam (black list,red).
Setelah hasil
lelang itu pihak pemenang yang diketahui black list tersebut tidak dapat
mengerjakan tender di paket nomor 11. Dan sementara rekanan yang masuk dalam
daftar cadangan dalam lelang itu mengundurkan diri. "Makanya untuk
pelaksanaan paket nomor 11 ini tidak bisa dilaksanakan, dan satu lagi karena
waktu yang tinggal sudah sangat singkat dipenghujung tahun, " ungkapnya.(PALIMO)
