Pasca Bentrok di Taram, Polisi Siaga Penuh
https://tusrita.blogspot.com/2017/09/pasca-bentrok-di-taram-polisi-siaga.html
![]() |
| Pusara Erwin korban bentrok di Pilubang (foto Widiat/The Public) |
LIMAPULUH KOTA - Jenazah Erwin Saputra (45) dari RS Adnaan WD
langsung dibawa kerumahnya di jorong Koto Gadang, Nagari Pilubang. Rencananya
sore itu juga akan dikebumikan. Tapi, nyatanya prosesi pemakaman korban tidak
jadi dilakukan pihak keluarga.
Artikel Lainnya
loading...
Penyebabnya, jasad Erwin dibawa dengan ambulance ke rumah
sakit di Padang untuk dilakukan outopsi. Proses pemakamannya sendiri baru
dilangsungkan esok harinya Senin
menjelang Zhurur di pandam pemakaman keluarga.
Suasana di rumah duka ketika itu cukup
memilukan, Ertwin yang sehar-hari berprofesi sebagai sopir itu tidak disangka
akan menghadap Khalik dengan cara seperti ini.
Pimpinan DPRD Limapuluh Kota juga melayat ke rumah
duka ketika itu. “Atas nama lembaga dewan, kami ikut berduka cita
sedalam-dalamnya atas musibah ini,” kata Wakil Ketua DPRD Limapuluh Kota, Sastri
Andiko Dt Putiah.
Lalu, bagaimana kondisi di kedua nagari itu pasca
peristiwa berdarah terebut ?. Kapolres LImapuluh Kota menegaskan, kondisi pasca
kejadian sudah aman dan terkendali. Ia meminta masyarakat untuk tetap tenang
dan menyerahkan proses penyelidikan tersebut ke tangan pihak kepolisian. “Percayakan
kepada polisi mengusut kejadian ini”, imbuh Kapolres.
Ditambahkannya, kepada warga diminta untuk tetap tenang dan tidak
terpancing dengan hal-hal yang bersifat memecah belah. “Kita minta masyarakat
untuk tetap tenang, dan menyerahkan proses hukum kepada polisi. Untuk
mengantisipasi dan berjaga-ja dari hal-hal yang tidak diinginkan, kita juga
menyiagakan anggota kita di Kenagarian Taram.”. sebutnya.
loading...
