Menteri Larang Nonton Film G30S/PKI, Wako Padang Hanya Tersenyum
https://tusrita.blogspot.com/2017/09/menteri-larang-nonton-film-g30spki-wako.html
![]() |
| Mahyeldi (kanan) |
Terakhir,
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia (RI) Muhadjir Effendy
ikut melarang menonton film tersebut dengan melibatkan siswa Sekolah Dasar (SD)
dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Artikel Lainnya
loading...
“Film
tersebut bukan konsumsi anak SD dan SMP. Itu sebabnya film tersebut dulunya
diputar pukul 10.00 malam,” ujarnya usai kegiatan penganugerahan gelar Doktor
Honoris Causa (HC) pada Megawati Soekarnoputri di Universitas Negeri Padang
(UNP), Rabu (27/9/2017).
Baca: Nobar Film G 30 S PKI Bikin Masyarakat Makin Penasaran
Baca: Nobar Film G 30 S PKI Bikin Masyarakat Makin Penasaran
Terkait
dengan adanya surat edaran Dinas Pendidikan Kota Padang, tentang diwajibkan
siswa SD dan SMP menonton dan membuat resume, Muhadjir menegaskan akan
memberikan sanksi jika surat edaran tersebut tidak ditarik.
Menyikapi
pernyataan Mendikbud terhadap pelarangan tersebut, Walikota Padang, H. Mahyeldi
Ansharullah hanya tersenyum. Menurutnya, jika menteri ingin melarang silahkan
saja. Itu menurut Mahyeldi sah sah saja. Namun, menurut Mahyeldi pelarangan
tidak bisa secara lisan atau titah raja semasa zaman kerajaan.
Baca: Lelang Perawan Hebohkan Dunia Maya
Baca: Lelang Perawan Hebohkan Dunia Maya
“Kalau
Menteri ingin melarang, mestinya dilakukan secara tertulis. Minimal dalam
bentuk surat edaran. Jadi tidak bisa secara pernyataan lisan saja,” usai Shalat
Ashar di Masjid Balaikota, Aie Pacah, Padang, Kamis (28/9/2017).
Terkait
rencana RT 04/RW 11 Kelurahan Banuaran, Kecamatan Lubuk Begalung, yang juga
akan melaksanakan nonton bareng, Mahyeldi ikut memberi dukungan. “Sangat bagus
sekali, terutama untuk memperkuat silaturahim di komplek perumahan. Namun,
sebaiknya tetap berkoordinasi dengan lurah, pemerintah kecamatan dan aparat
terkait,” ujarnya. (Spirit Sumbar)
Baca: Alumni Harus Memberi Sumbangsih Terhadap Pembangunan
loading...
