Menuju Swasembada, Pesisir Selatan Ciptakan Brand Beras
https://tusrita.blogspot.com/2017/07/menuju-swasembada-pesisir-selatan.html
![]() |
| Bupati Pessel, Hendrajoni bersama Anggota DPR RI Asli Chaidir (foto SB) |
Upaya
pengembangan Beras Rajo Pasisia tersebut terang dia, harus dilakukan seleksi
wilayah.
"Tidak
semua kecamatan di Pessel ini dapat dijadikan lahan sebagai wadah untuk
memproduksi Beras Rajo Pasisia"ujarnya usai penyerahan mesin alsintan
bersama Bupati Pessel, Hendrajoni, kepada 5 kelompok tani di Pessel yang
dananya berasal dari aspirasi anggota DPR RI, Fraksi Partai Amanat Nasional,
Asli Chaidir, Selasa (25/7/2017).
Artikel Lainnya
loading...
Jumsu
menjelaskan, beberapa kriteria harus dapat terpenuhi agar kualitas beras
branding itu menjadi bermutu dan berkualitas."Mulai dari bibit, kesuburan
tanah, iklim dan sarana irigasi sawah yang lancar. Untuk saat ini Kecamatan
Bayang Utara (Bayu) merupakan lokasi yang paling cocok untuk dijadikan sentra
produksi beras Rajo pasisia. Ya, ini bisa dilakukan karna didukung dengan
segala kriteria yang disebutkan," kata dia.
Baca juga: Ini Daftar Pejabat Yang Digeser Oleh Walikota Padang
Baca juga: Ini Daftar Pejabat Yang Digeser Oleh Walikota Padang
Kondisi lahan
atau persawahan yang berada di dekat tepi pesisir pantai, rasanya kata Jumsu
tidak akan cocok dan maksimal dalam peningkatan produksi beras kebanggaan orang
Pessel ini.
Namun
demikian, Ia hanya akan memilih beberapa daerah yang betul betul lengkap sarana
dan bebas kendala dari segala macam hambatan.
Baca juga: Ketua DPRD Berwacana, Masyarakat Pessel Langsung Mendemo
Baca juga: Ketua DPRD Berwacana, Masyarakat Pessel Langsung Mendemo
Di 2018
mendatang, lanjutnya seluas 4000 hektar
lahan pertanian bakal dioptimalkan dalam memproduksi Beras Rajo Pasisia itu.
Berbicara soal target produksi, Dia belum bisa
memastikan. "Tetapi yang jelas kita selalu berusaha. Karena memang kita
baru memulai program ini"pungkasnya.(niko).
Baca juga: Meninggal, Isteri Nelayan Asal Nias Dapat Santunan Rp160 Juta
Baca juga: Meninggal, Isteri Nelayan Asal Nias Dapat Santunan Rp160 Juta
loading...
