Stadion Marora dan Trauma Penjaga Gawang Semen Padang di ISC 2016
https://tusrita.blogspot.com/2017/07/stadion-marora-dan-trauma-penjaga.html
Serui - Semen Padang FC kembali akan melakoni pertandingan tandang dalam pekan ke 15 lanjutan Liga 1 di Stadion di Stadion Marora Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, Senin (17/7/207).
Dalam
beberapa pertandingan terakhir, kondisi Tim Kabau Sirah memang kurang
menguntungkan. Selain persoalan mental yang makin anjlok, anak asuh Nil Maizar
juga dihantui oleh cidera.
Artikel Lainnya
loading...
Malahan, Pemain Asing asal Korea Selatan Koo Jae
Sung yang baru pulih, kembali terkapar. Hal sama juga dialami Rudi, yang terus
dibalut cidera.
Buruknya
mental pemain memang jadi persoalan krusial, lantaran hal ini akan berbuah
kartu atau malah sanksi yang berat. Nasib tragis ini yang telah diterima pemain
asing asal Brasil, Marcel Sacramento dengan sanksi 6 kali tidak boleh
bertanding. Marcel memang telah bisa kembali main dan ikut serta ke Serui.
Baca: Ini Yang Dilakukan Polres Agam Untuk Hadapi Aksi Teror
Baca: Ini Yang Dilakukan Polres Agam Untuk Hadapi Aksi Teror
Namun, beberapa
pilar utama Nil Maizar juga tidak bisa ikut, lantaran akumulasi kartu. Mereka
adalah Irsyad Maulana dan Vendry Mofu. Nasib sama juga dialami pemain muda
Finno Andrianas.
Hal yang tak
kalah penting dan menjadi sorotan adalah buruknya kepemimpinan wasit juga
menjadi hantu bagi Semen Padang. Karena, hal inilah yang menyebabkan dropnya
mental para pemain.
Baca: Astagfirullah, Pelajar SMA Ini Perkosa Teman Sekolah Secara Bergilir
Baca: Astagfirullah, Pelajar SMA Ini Perkosa Teman Sekolah Secara Bergilir
Malahan, di Serui inilah nasib buruk menimpa penjaga
gawang Semen Padang, Jandia Eka Putra bersama Christovel Sibi pada tahun lalu. Dalam
Kompetisi yang masih bernama Indonesia
Soccer Championship (ISC) tersebut penjaga gawang utama Semen Padang tersebut
diganjal sanksi oleh Komisi Disiplin (Komdis) ISC 6 kali pertandingan lantaran
dianggap melakukan itimidasi berlebihan pada wasit asal Bekasi, Hadiyana.
Walau dalam
kondisi amburadul, Nil Maizar tetap bertekad untuk mencuri poin. “Kita
memaksimalkan permainan dengan pemain yang ada. Walau kita banyak terkena
akumulasi kartu,” ujar Nil Maizar sebagaimana disampaikan Media Officer Semen
Padang, Roni Valega dalam konferensi pers, Minggu, (16/7/2017).
Baca : Mentawai Bakal Helat Festival Mentawai
Baca : Mentawai Bakal Helat Festival Mentawai
Sementara
Boas Atururi dalam menghadapi bekas timnya itu, bertekad memberikan yang
terbaik untuk Semen Padang. Bahkan, pemain yang baru pulih dari cidera tersebut
siap ditempat pada posisi mana saja demi untuk mendapatkan poin.
Memang, salah
satu kelebihan Boas, tidak hanya bermain di posisi bek kiri. Pemain asal Papua
ini juga bisa bermain pada posisi sayap kiri menggantikan peran Irsyad Maulana.
loading...
