Dituding Tak Serius, Azirwan : Lihat Saja di Rapat Paripurna
https://tusrita.blogspot.com/2017/11/dituding-tak-serius-azirwan-lihat-saja.html
![]() |
| Azirwan |
KABAR NOW,
Padang - Ketua Pansus Penyertaan Modal Perusda Padang Sejahtera Mandiri (PSM),
Azirwan mengatakan, jangan dibilang DPRD tidak serius dalam melakukan
pembahasan terkait Perusahaan Daerah (Perusda) Padang Sejahtera Mandiri (PSM)
ini.
Buktinya
DPRD sudah melakukan pembahasan sebanyak dua kali untuk memberikan kesempatan
Perusda PSM ini bagi Pemko Padang.
"Dalam
hal ini tentunya kita selalu mengedepankan azas dan manfaatnya karena anggaran
yang digunakan adalah uang rakyat, kenapa dibilang tidak serius, DPRD dalam
melakukan pembahasan," tegas Azirwan, Minggu (12/11/2017).
Dikatakan,
Pansus sudah melakukan pembahasan dua kali, pembahasan pertama dari Pansus
telah menolak usulan dari Perusda PSM ini yang mengusulkan tiga paparan yakni
Modal Hotel dan Convention Center dengan modal Rp113,245 milliar, Modal
Pengelolaan Perpakiran Rp21,687 milliar, Modal Transportasi Massal Rp23,455
milliar.
Ini
terlalu besar anggarannya, tentunya harus mengedepankan azas dan manfaatnya
untuk kota ini. Karena kita memanfaatkan anggaran daerah tentu harus
disesuaikan dengan kemampuan daerah.
Kemudian
bagaimana PSM ini bisa dilanjutkan, Pansus PSM pun telah melakukan konsultasi
ke Kemendagri dan mendapat masukan dari tenaga ahli, pakar ekonomi dan ahli
hukum beberapa waktu lalu agar Perda Perusda PSM ini direvisi dan dilakukan
kajian - kajian yang jelas. Selanjutnya juga dilakukan pembahasan yang kedua
dan Jum'at kemarin telah diusulkan oleh pemko bidang usaha baru, Pansus
menerima kajian akademisnya untuk distributor semen dan perparkiran.
Lebih lanjut
dikatakan, dari Pansus sendiri sudah membuatkan semua laporan tersebut tentang
kajian akademis mengenai distributor semen dan pengelolaan perparkiran ini.
"Bagaimana hasilnya nanti akan kita ketahui pada Paripurna pada tanggal 21
November 2017 datang melalui pandangan fraksi-fraksi yang ada di DPRD
Padang," katanya
Dan yang
akan menentukan apakah ini layak atau tidaknya, diterima atau tidaknya adalah
fraksi-fraksi DPRD yang menentukan. Jika ini diterima maka untuk penyertaan
modal Perusda PSM sebesar Rp 5 miliar bisa di uangkan di APBD 2018, begitu
sebaliknya jika fraksi-fraksi menolak tentu tidak bisa dicairkan anggaran
tersebut. "Kita tunggu saja hasilnya di paripurna nanti, " ujar
politisi NasDem ini.
Azirwan
juga mengatakan, sah-sah saja Walikota seperti itu , karena saya dengar
walikota sebelum ini telah melantik direksi PSM
ini. Kalau ini nantinya tidak berjalan kan nanti tentunya bisa jadi
temuan, ini uang rakyat yang digunakan bukan untuk kepentingan sekelompok saja.
"Ketika
Pemko meminta penyertaan modal untuk Perusda PSM, tentunya kita lihat dan
menilai apakah efektif dan efisienya. Jangan nantinya seperti pepatah orang
Minang 'nasi masak samba ndak lamak', itu yang kita pikirkan bersama di DPRD,
" ungkap Azirwan.
Sementara Wismar
Pandjaitan, Ketua Fraksi Partai Perjuangan Bangsa DPRD Padang mengatakan, ada
apa Pemko terlalu ngotot untuk penyertaan modal Perusda PSM ini. "Kenapa
dan ada apa dengan Pemko Padang terlalu terburu - buru dan ngotot dan ingin
memasukan anggaran penyertaan modal untuk Perusda Padang Sejahtera Mandiri
(PSM) di anggaran APBD Tahun 2018, " pungkasnya. (PALIMO)
