Semen Padang Berhasil Curi Poin di Kandang Sriwijaya
https://tusrita.blogspot.com/2017/08/semen-padang-berhasil-curi-poin-di.html
![]() |
| Penyerang Semen Padang, Marcel Sacramento (foto MO SPFC) |
Artikel Lainnya
loading...
Pertandingan
yang berlangsung dalam tempo tinggi tersebut justru berjalan dengan apik dan
enak ditonton. Lantaran, wasit Shaun Robert Evans asal Australia yang memimpin
pertandingan tersebut sangat tegas dan kharismatik.
Baca:
Bertanding di Palembang, PT Semen Padang Gelar Nonton Bareng di Agus Salim
Hadapi Sriwijaya FC, Muchlis Hadi Lengkapi Skuad Semen Padang
Muchlis Hadi Bakal Jadi Darah Segar Semen Padang
Baca:
Bertanding di Palembang, PT Semen Padang Gelar Nonton Bareng di Agus Salim
Hadapi Sriwijaya FC, Muchlis Hadi Lengkapi Skuad Semen Padang
Muchlis Hadi Bakal Jadi Darah Segar Semen Padang
Ketegasan
wasit terlihat saat pemain pengganti Sriwijaya FC, Yohanis Nabar memantul bola
ke tanah dengan wajah sedikit kecewa. Tanpa ampun, wasit impor ini langsung
menghadiahkan kartu kuning pada pemain Sriwijaya FC ini.
Hal sama juga
terlihat, saat penjaga gawang Semen Padang, Jandia Eka Putra meringis kesakitan
pada sisa waktu. Sang pengadil lapangan ini langsung mengulurkan tangan, agar
Jandia segera berdiri. Begitu, saat, pemain Semen Padang, Boas Atururi tergeletak dalam kotak penalti
yang seakan mengulur waktu. Namun, wasit langsung mengulurkan tangannya, agar
Boas segera berdiri.
Baca juga:
Dua Pejalan Kaki Meregang Nyawa, Sopir Minibus Melarikan Diri
Akhirnya Ibu Bayi Kembar Tiga Bisa Bernafas Lega
Kebakaran Hebat Kembali Meluluhkan di Dharmasraya
Baca juga:
Dua Pejalan Kaki Meregang Nyawa, Sopir Minibus Melarikan Diri
Akhirnya Ibu Bayi Kembar Tiga Bisa Bernafas Lega
Kebakaran Hebat Kembali Meluluhkan di Dharmasraya
Hal tak kalah
menarik, ketika sundulan Hilton Moreira berhasil menggetarkan gawang Semen
Padang pada menit 56’. Walau Hilton dan beberapa pemain telah berlari
kegirangan, namun wasit meniup pluit pertanda offside. Para pemain Sriwijaya
hanya memperlihat wajah kecewa tanpa mampu melancarkan protes.
Padahal, jika
pertandingan tersebut dipimpin wasit lokal, kondisi berbeda akan terlihat.
Bahkan, bukan tidak mungkin pertandingan akan berhenti beberapa menit.
Pertandingan
antara Sriwijaya FC kontra Semen Padang berlangsung seimbang. Kedua tim melakukan
serangan silih berganti. Beberapa kali peluang emas berhasil diciptakan tuan
rumah melalui Beto Goncalves, Hilton Moreira, dan Gilang Ginarsa. Namun, rapatnya
pertahanan yang dibangun Hengky Ardiles, Cassio dan Boas Atururi berbagai
peluang gagal dikonversi menjadi gol.
Baca juga:
Pesona Uma Daya Pikat Wisatawan Mengunjungi Mentawai
Demi Menggapai Asa, Siswa Ini Menantang Maut Menuju Sekolah
Baca juga:
Pesona Uma Daya Pikat Wisatawan Mengunjungi Mentawai
Demi Menggapai Asa, Siswa Ini Menantang Maut Menuju Sekolah
Tak mau
kalah, beberapa peluang juga berhasil diciptakan Vendry Mofu, Marcel dan Riko
Simanjuntak. Bahkan tendangan Mofu nyaris menjebol gawang Laskar Wong Kito,
namun peluang emas tersebut berhasil diredam Teja Paku Alam.
Begitu juga pada babak kedua serangan demi
serangan berhasil diperagakan oleh kedua tim. Namun, berbagai peluang tidak
mampu dimanfaatkan dengan baik. Sampai wasit meniup pluit pertanda berakhirnya
pertandingah kedudukan tidak berubah 0-0 untuk kedua tim. (Spirit Sumbar)
loading...
