Seorang Gadis Digilir Lima Pemuda, Ranah Minang Makin Tercabik
https://tusrita.blogspot.com/2017/07/seorang-gadis-digilir-lima-pemuda-ranah.html
![]() |
| ilustrasi (foto: bangsaonline.com) |
Limapuluh Kota - Ranah Minang kembali tercabik. Filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak basandi Kitabullah yang diagungkan selama ini seperti tidak mampu lagi membentengi anak negeri.Tiga tungku sajarangan, juga seperti sudah pecah terkeping keping.
Gadis minang
yang selama ini dikenal elok dan diharapkan jadi bunda kandung limpapeh rumah
nan gadang seperti telah tergerogoti oleh ganasnya hantaman duniawi.
Artikel Lainnya
loading...
Hampir setiap
waktu, kisah pilu kehidupan generasi ranah minang mencuat ke permukaan. Tidak
hanya sekedar pemerkosaan yang sudah jelas
jelas perbuatan terkutuk. Namun lebih dari itu, mempergilirkan gadis
minang oleh para lelaki bejad.
Belum hilang
dalam ingatan dugaan kasus pemerkosaan secara bergilir di Kecamatan Bayang, Kabupaten
Pesisir Selatan. Kasus serupa kembali terjadi di Ranah Minang.
Sebagaimana
dialami FL (18) warga asal Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera
Barat. Gadis jolong gadang ini tidak hanya diembat oleh lelaki berinisial WL
(17) pacar korban. Lebih dari itu, dia dianggap seperti daging busuk yang
dibagikan pada 4 anjing lainnya.
Dihadapan
aparat, korban mengaku, dirinya diperkosa secara bergiliran sebanyak dua kali.
Selain WL, mereka yang ikut menyetubuhi dirinya adalah FR (17), PH (17), IDL
(22), serta HPJ (20).
Baca juga: Jengkol, Makanan Makruh Dengan Khasiat Luarbiasa
Baca juga: Jengkol, Makanan Makruh Dengan Khasiat Luarbiasa
Sementara
itu, Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Haris Hadis pada wartawan Kamis (20/7/2017)
membenarkan adanya laporan dugaan pemerkosaan yang dilakukan secara bergiliran.
Dia mengatakan, korban melapor ke Polres Limapuluh Kota, pada Selasa
(18/7/2017).
Baca juga: AFF U-23, Timnas Indonesia Ditaklukan Malaysia
Begitu
mendapat laporan, aparat kepolisian langsung melakukan penyelidikan dan
berhasil meringkus kelima pelaku tersebut. "Saat ini kelima pelaku sedang
menjalani pemeriksaan untuk mempertanggung jawaban perbuatannya," ujarnya,
sebagaimana dilansir jawapos.com.
loading...
