KTP Hanya Berumur 6 Bulan, Warga Serbu Kantor Camat
https://tusrita.blogspot.com/2017/07/ktp-hanya-berumur-6-bulan-warga-serbu.html
![]() |
| Senyum bahagia terima e-KTP |
Artikel Lainnya
loading...
Hal ini disebabkan, sudah hampir satu tahun masyarakat
hanya menggunakan surat keterangan yang berumur 6 bulan.
Baca juga: Raimuna, Belasan Ribu Pramuka Penuhi Cibubur
Baca juga: Raimuna, Belasan Ribu Pramuka Penuhi Cibubur
Camat Lubuk
Bagaluang, Kota Padang, Rosail Akhyari mengaku blangko e-KTP memang tidak
tersedia sejak Nopember 2016. Akibatnya, Dinas Kependudukan Catatan Sipil
(Disdukcapil) terpaksa mengeluarkan surat keterangan dengan masa berlaku hanya
6 bulan.
Baca juga: PSP Padang vs Timnas U-19. Adu Gengsi Pelatih Padang
Pada akhirnya, kecamatan sebagai simpul pelayanan diserbu masyarakat. Mayoritas, mereka memperpanjang surat keterangan. “Sampai Juni 2017, sekitar 4.500 surat keterangan (suket) sudah diterbitkan dan setiap 6 bulan mereka harus ganti terus,” ,” ujar Rosail, Jumat (28/7/2017).
Baca juga: PSP Padang vs Timnas U-19. Adu Gengsi Pelatih Padang
Pada akhirnya, kecamatan sebagai simpul pelayanan diserbu masyarakat. Mayoritas, mereka memperpanjang surat keterangan. “Sampai Juni 2017, sekitar 4.500 surat keterangan (suket) sudah diterbitkan dan setiap 6 bulan mereka harus ganti terus,” ,” ujar Rosail, Jumat (28/7/2017).
Beruntung di
Kota Padang, pengurusan e-KTP dilakukan pada tingkat kecamatan. Masyarakat jadi
lebih mudah lantaran tidak terkonsentrasi pada satu titik atau pada
Disdukcapil. ” Apalagi, ketiadaan blangko masyarakat yang mengurus e-KTP ini
meningkat drastis dari 50 orang per hari menjadi 400 orang,” ujar Rosail.
Baca juga: Ini Daftar Pejabat Yang Digeser Oleh Walikota Padang
Baca juga: Ini Daftar Pejabat Yang Digeser Oleh Walikota Padang
Dijadikannya kecamatan
simpul pelayanan kependudukan, menurut Rosail suatu hal yang sangat positif.
Namun, tambahnya tentu harus dibarengi dengan peningkatan sumber daya.
“Saat ini, kecamatan masih kekurangan sumber
daya. baik secara kualitas maupun kuantitas. Kita hanya memiliki 5 orang aparat
yang mengurus kependudukan ini. Namun, kita yakin, ke depan perbaikan terhadap
hal ini akan terus dilakukan pemerintah Kota Padang. Apalagi, Kota merupakan
yang terbaik dalam pengelolaan kependudukan di Sumatera Barat,” ujarnya.
Baca juga: Menuju Swasembada, Pesisir Selatan Ciptakan Brand Beras
Baca juga: Menuju Swasembada, Pesisir Selatan Ciptakan Brand Beras
loading...
